• Black
  • perak
  • Green
  • Blue
  • merah
  • Orange
  • Violet
  • Golden
  • Nombre de visites :
  • 114
  • 1/7/2017
  • Date :

Silsilah Sanad dalam Ilmu Hadist 

Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan silsilah al-sanad dalam ilmu hadis?

silsilah sanad dalam ilmu hadist

Jawaban Global

Silsilah al-sanad terbentuk dari dua kota;

1. Silsilah:

Silsilah merupakan kata dan terma yang tidak dibahas secara mandiri oleh para penyusun ilmu hadis. Dalam ilmu hadis banyak digunakan susunan beberapa kata seperti silsilah al-ruwât atau mata rantai para perawi, silsilah al-sanad atau mata rantai sanad, silsilah al-khabar atau mata rantai kabar dan seterusnya.[1]

 

Terma ini menyinggung tentang masing-masing periwayat atau dengan kata lain menyinggung tentang mata rantai yang membentuk para perawi sebuah hadis. (Baca Juga: Kriteria-kriteria Syiah dalam Menerima atau Menolak Hadits)

 

2. Sanad:

Terma ini digunakan dalam ilmu hadis terkait dengan sejumlah periwayat hadis hingga para maksum As. Atas dasar inilah, sekumpulan perawi ini disebut sebagai sanad dimana masing-masing para perawi menyandarkan sebuah hadis kepada orang sebelumnya atau dengan kata lain ia sandarkan (mustanad) kepadanya.

 

Harap perhatikan contoh silsilah sanad berikut ini:

«عَلِیُّ بْنُ إِبْرَاهِیمَ عَنْ أَبِیهِ عَنِ ابْنِ أَبِی عُمَیْرٍ عَنْ حَمَّادٍ عَنِ الْحَلَبِیِّ عَنْ أَبِی عَبْدِ اللَّهِ(ع‏)...»

“Ali bin Ibrahim dari ayahnya dari Ibnu Abi Umair Hammad dari al-Halabi dari Abi Abdillah As.”[2]

 

Dalam riwayat ini nama seluruh perawi yang mengutip hadis dari seorang maksum As disebutkan secara berurutan. 

 

Referensi:

[1]. Muhammad Yusuf Hariri, Farhang Ishthilahât Hadits, hal. 76, Intisyarat Muassasat Hijrat, Qum, 1381 S.  

[2]. Muhammad bin Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, Diriset dan diedit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi, jil. 4, hal. 92, Dar al-Kutub.  

 

Sumber:

www.islamquest.net

 

  • Print

    Send to a friend

    Comment (0)