• Black
  • perak
  • Green
  • Blue
  • merah
  • Orange
  • Violet
  • Golden
  • Nombre de visites :
  • 95
  • 7/6/2017
  • Date :

Kebiasaan Menstruasi Pada Wanita dan Kafarah Puasa

Pertanyaan: Apabila seorang wanita harus membayar kafarah puasa selama 60 hari dan 31 harinya harus dilakukan secara berturut-turut, bagaimana hal itu dapat dilakukan ketika ia berhalangan (karena ia tidak dapat berpuasa selama 31 hari berturut-turut) ?

kebiasaan menstruasi pada wanita dan kafarah puasa

Jawaban

Pada puasa yang mengharuskan urutan dan secara berturut-turut (seperti puasa kafarah atau puasa nazar) apabila dikarenakan adanya halangan seperti sakit, menstruasi atau nifas (pada kaum wanita) sehingga seorang mukalaf tidak dapat melakukan puasa secara berturut-turut,  maka puasanya sah apabila ia langsung melanjutkan puasa-puasanya segera setelah halangannya teratasi (sakit, atau menstruasi atau nifas), dan tidak perlu mengulang puasanya semenjak awal.[1] (Baca Juga: Apakah sekedar tidak Melihat Tanda-tanda Haidh saya dapat mengerjakan shalat pada masa pertengahan saya Haidh ?)

 

Referensi:

[1]. Ruhullah Imam Khomeini, Tarjameh Persia Tahrirul Wasilah, jil. 1, hal. 531, Daftar Intisyarat Islami, Qom, 1421 H.   

 

Sumber:
www.islamquest.net

Qadha dan Kafarah Puasa

Qadha dan Kafarah Puasa

Qadha dan Kafarah Puasa
Falsafah Mandi Haid

Falsafah Mandi Haid

Falsafah Mandi Haid
Taklif Puasa Wanita Hamil dan Ibu Masa Menyusui

Taklif Puasa Wanita Hamil dan Ibu...

Taklif Puasa Wanita Hamil dan Ibu Masa Menyusui
Pasangan suami istri di akhirat

Pasangan suami istri di akhirat

Pasangan suami istri di akhirat
  • Print

    Send to a friend

    Comment (0)