Hukum Pemuda Berdua-duaan dengan Seorang Gadis
Pertanyaan: Apakah bermasalah berdua-duaan dengan seorang gadis dalam sebuah ruangan?
Jawaban:
Dalam ajaran-ajaran agama, salah satu hal yang dilarang demi menjaga manusia dari dosa adalah berdua-duaan dengan non-mahram di suatu tempat. (Baca Juga: Perbedaan antara Krisis Puber dan Depresi pada Remaja)
Dalam wasiat Iblis kepada Nabi Musa As kita membaca, “Wahai Musa! Janganlah engkau berdua-duaan dengan wanita non-mahram; karena barang siapa yang melakukan hal ini maka aku akan menjadi penolongnya bukan ia menjadi penolongku.[i]
Demikian juga pada satu penggalan nasihat Iblis kepada Nabi Nuh disebutkan, “Kapan saja engkau berdua-duaan dengan wanita non-mahram dan tiada seorang pun bersamamu maka ingatlah aku.”[ii]
Karena itu, mengingat bahwa setan akan bersama manusia ketika ia berdua-duaan dengan wanita non-mahram, maka hendaknya manusia menghindar untuk tidak berdua-duaan dengan wanita non-mahram sehingga tidak terperangkap was-was dan bisikan setan.
Masalah yang kiranya perlu disebutkan di sini adalah bahwa boleh jadi terdapat pelbagai motivasi yang menjadi alasan manusia berdua-duaan dengan non-mahram di suatu tempat seperti belajar bersama, musyawarah dan lain sebagainya. Dalam kondisi seperti ini, dengan mematuhi rambu-rambu syariat, hendaknya pekerjaan-pekerjaan ini dilakukan di tempat umum sehingga tidak tersisa bagi setan untuk menyalahgunakan kesempatan itu.
Referensi:
[i]. Muhammad bin Muhammad Mufid, al-Amâli, hal. 157, Kongres Syaikh Mufid, Qum, 1413 H.
[ii]. Syaikh Shaduq, al-Khishâl, jil. 1, hal. 132, Intisyarat Jami’ah Mudarrisin, Qum, 1403 H.
Sumber:
www.tanyaislam.net
www.islamquest.net