• Black
  • perak
  • Green
  • Blue
  • merah
  • Orange
  • Violet
  • Golden
  • Nombre de visites :
  • 23
  • 19/5/2017
  • Date :

Iran Tegaskan Kelanjutan Program Rudalnya

Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan kelanjutan program rudal negara ini sesuai rencana.

rudal balistik rii yang disimpan di bawah tanah

Kemlu Iran menegaskan hal itu dalam pernyataan pada Kamis (18/5/2017) untuk merespon keputusan pemerintah Amerika Serikat yang menambahkan sejumlah individu dan perusahaan Iran ke dalam daftar sanksi terkait program rudal Iran.

 

Kemlu Iran mengecam keputusan sepihak dan ilegal tersebut dan menilai hal itu sebagai langkah yang tidak dapat diterima dan bertentangan dengan hukum internasional.

 

Kemlu Iran juga menegaskan kembali hak legal negara ini untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

 

"Dalam rangka mempertahankan dan menjaga kedaulatan, kemerdekaan politik dan keutuhan wilayah Republik Islam Iran, maka program rudal yang tidak bertentangan dengan kewajiban internasional dan resolusi 2231 ini akan berlanjut dengan penuh kekuatan dan berdasarkan agendanya," tegas pernyataan itu.

 

Pemerintah Iran juga membalas tindakan ilegal AS dengan memasukkan sembilan individu dan perusahan Amerika ke dalam daftar sanksinya disebabkan sejarah pelanggaran berat Hak Asasi Manusia dan hukum humaniter internasional.

 

Mereka dimasukkan ke dalam daftar sanksi oleh pemerintah Tehran karena terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kejahatan anti-kemanusiaan rezim Zionis Israel di Palestina, dukungan kepada kelompok-kelompok teroris Takfiri, penumpasan rakyat di kawasan dan tindakan anti-keamanan nasional Iran.

 

Donald Trump, Presiden AS pada Rabu menambahkan tujuh individu dan perusahaan Iran dan asing ke dalam daftar sanksi terkait program rudal negara ini.

 

Keputusan tersebut diambil bersamaan dengan perpanjangan penangguhan sanksi terhadap Iran berdasarkan JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).

 

Penambahan sejumlah individu dan perusahaan Iran ke dalam daftar sanksi AS dilakukan ketika Trump menyatakan menutup mata atas sebagian sanksi terhadap Tehran dalam kerangka kelanjutan kesepakatan nuklir, JCPOA.  

 

AS mengklaim bahwa uji coba rudal Iran melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB karena uji coba itu meliputi rudal-rudal pembawa hulu ledak nuklir.

 

Di sisi lain, Nabila Massrali, Asisten Media Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa baru-baru ini mengatakan, uji coba rudal Iran tidak melanggar kesepakatan nuklir.

 

Sementara itu, Iran telah berulang kali menegaskan bahwa rudal-rudal balistiknya tidak didesain untuk membawa hulu ledak nuklir dan Tehran tidak memerlukan senjata nuklir.

 

Iran sendiri juga merupakan anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang selalu menjaga komitmennya dalam traktat ini. 

Sumber:
www.Parstoday.com

  • Print

    Send to a friend

    Comment (0)