• Black
  • perak
  • Green
  • Blue
  • merah
  • Orange
  • Violet
  • Golden
  • Nombre de visites :
  • 14
  • 30/3/2017
  • Date :

Imam Khomeini (rh)

Sayid Ruhullah Musawi Khomeini (1281-1368/1902-1989) yang dikenal dengan nama Imam Khomeini (Bahasa Arab:الإمام الخميني) adalah seorang marja taklid Syiah yang berpengaruh pada abad kontemporer. Ia menyatakan perlawanan terbuka melawan kerajaan Syah Pahlevi pada tahun 1963.

imam khomeini (rh)

Akibat dari perlawanan ini, Imam Khomeini ditangkap sebanyak dua kali oleh rezim kerajaan Pahlevi dan kemudian diasingkan dari Iran. Untuk beberapa lama diasingkan di Turki kemudian dipindahkan ke Najaf lalu dipindahkan lagi ke Irak. Selama 13 tahun ia memimpin perjuangan revolusi, mengajar dan menulis buku dalam bidang ilmu-ilmu hauzah dan keagamaan. Pada tahun 1979 terpaksa meninggalkan Irak dan pergi ke Paris. Setelah beberapa lama tinggal di Paris kembali ke Iran. Revolusi Islam Iran pun mencapai kemenangan dan sampai akhir hayatnya ia sebagai pemimpin Republik Islam Iran. Gerakan Imam Khomeini dan kemenangan revolusi di Iran cukup banyak berpengaruh di dunia. Revolusi ini mengarah ke pembentukan gerakan politik berdasarkan agama dan Islam.

Teori Wilayat al-Faqih yang merupakan teori politik berdasarkan keyakinan Syiah merupakan teori terpenting yang dicetuskan oleh Imam Khomeini. Ia berupaya keras untuk mengasaskan Republik Islam dan Undang-Undang Dasarnya berdasarkan teori ini.

Ia berkeyakinan bahwa menurut ilmu Fikih, ijtihad yang berkembang di Hauzah Ilmiyah tidaklah mencukupi. Menurut pandangannya, pemerintahan merupakan filsafat praktis semua ajaran-ajaran fikih. Pandangan ini menyebabkan ia, di samping menegaskan tentang pentingnya menjaga kerangka-kerangka dasar fikih tradisional dan jawahiri, juga berkeyakinan terhadap perlunya terobosan baru dalam berijtihad. Teori bahwa ruang dan waktu berpengaruh dalam berijtihad dan sebagian fatwa popularnya terpengaruh dari pandangan ini.

Kaum Muslimin, khususnya Muslim Syiah sangat mencintai Imam Khomeini dengan sepenuh hati. Orang yang melayat dalam pemakaman agung itu menembus angka hingga kira-kira 10 juta dan merupakan acara berkabung terbesar di dunia.

Imam Khomeini, selain menguasai fikih dan Ushul yang merupakan ilmu yang berkembang di Hauzah Ilmiyah, juga menguasai Filsafat Islam dan Irfan Teoritis. Imam Khomeini termasuk ulama akhlak. Selama mengajar di Qum, ia mengajar pelajaran Akhlak di Madrasah Faidhiyyah. Selama hidupnya Imam Khomeini menjalani kehidupan yang sederhana dan zuhud. Selama di Najaf sebagai marja dan juga pada tahun-tahun terakhir kehidupannya sebagai Pemimpin Republik Islam Iran, Imam Khomeini menempati rumah yang sederhana di kawasan Jamaran, Tehran.

 

sumber:
www.wikishia.net

  • Print

    Send to a friend

    Comment (0)